Kenaikan BBM dan Dana BLT

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diiringi dengan disalurkannya kembali dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) memang mengundang banyak kontroversi. Berbagai kalangan menyorot ini adalah kemunduran pemerintahan SBY JK.

Sementara masyarakat dalam posisi ekonomi yang serba sulit ditambah dengan dinaikkannya harga BBM memukul sector riil perekonomian Indonesia. Tapi mau tak mau pemerintah harus menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM di dunia memicu naiknya harga BBM di Indonesia. Hal ini memang pantas terjadi. Tetapi bagaimana dengan BLT? Efektif? Ataukah malah merusak tatanan social?

Kalau kita lihat dari segi keuangan, seandainya tepat sasaran maka BLT mungkin salah satu solusi yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan atau membantu rakyat miskin. Tetapi ditilik dari segi pranata social BLT merupakan kemunduran yang sangat tajam.

Mungkin di bawah ini merupakan beberapa alasan saya untuk lebih condong kepada ketidaksetujuan terhadap BLT.

Pranata social masyarakat Indonesia yang telah tertata dengan rapi dengan semangat kegotongroyongan dan kebersamaan seolah hilang dengan adanya BLT.

Keengganan masyarakat untuk selalu mengadakan rembug desa atau rembug kampong seolah menghilang mereka hanya mementingkan dirinya sendiri.

Rusaknya pranata social yang dulu bersiap santun dan sopan kini menjadi cenderung anarkhis.

Dan masih ada sejuta alasan lagi dech… pokoknya ayo kembali kita pikirkan bersama…. Semoga maju terus Indonesia.

Iklan

One comment on “Kenaikan BBM dan Dana BLT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s