Aplikasi Konversi Suhu OpenSource Berbasis JAVA

Panas, hujan, mendung, dingin, wah… kayaknya cuaca di negeri kita Indonesia makin gak menentu nich. Panas… tiba-tiba mendung datang dengan cepat, angin ribut pun menyongsong dengan kencang. Wah… hujan deras … Mungkin gara-gara dunia udah nggak beres nich… Ancaman global warming juga turut menghantui. Produksi pertanian juga terpengaruh dengan cuaca kayaknya mulai aneh.
Baca lebih lanjut

MUDAHNYA MEMBUAT DISTRO LINUX LIVE USB

Linux merupakan sebuah sistem operasi yang sangat cepat perkembangannya. Bahkan kecepatan perkembangannya melebihi sistem operasi berbayar. Hanya dalam kurun waktu 15 tahun Linux telah berkembang begitu pesatnya dengan berbagai distro dan variannya. Keterbukaan source code dan bebasnya pengembangan oleh siapa saja menjadikan sistem operasi Linux berkembang dengan sangat cepat.

Terobosan teknologi terbaru juga selalu diikuti oleh dunia Linux. USB Flash Disk yang dikenal oleh sistem operasi Windows terlebih dahulu, sekarang dengan begitu cepatnya Linux turut langsung dapat mountingnya secara otomatis tanpa kesulitan. Bahkan di Linux pengenalan terhadap device baru sangat cepat dan berjalan lebih baik dari pada di Windows. Tanpa memerlukan instalasi driver tambahan Linux telah dapat mengenali USB Flash Disk. Begitu juga dengan device-device yang lain seperti HP (Hand Phone) yang dikoneksikan ke komputer, di Linux dengan cepat mengenalnya dengan baik. Tak luput juga koneksi ke internet dengan menggunakan HP sebagai modemnya di dunia Linux dapat terealisasi dengan baik dan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Cara Bikin Linux USB

Cara Bikin Linux USB

Kini pengembangan Linux Live CD berkembang dengan begitu pesatnya. Bahkan Live CD menjadi favorit saat ini. Berbagai distro membuat versi Live CD, Ubuntu Live CD, OpenSuse11 Live CD, PCLinuxOS live CD, dan berbagai distro membuat jenis LiveCD. Sungguh mengasyikkan juga tanpa menginstal ke komputer kita telah dapat menikmati sistem operasi yang gratis dan sangat powerfull ini. Hanya dengan booting dari CD telah dapat kita rasakan bahwa di dunia yang gratis itu juga dapat kita temukan sebuah teknologi yang sangat menawan dan berkembang begitu pesatnya.

Tapi sayang sekali, ternyata membawa CD dan merawat CD terasa merepotkan. Apalagi dengan ditemukannya media penyimpanan yang lebih mudah dibawa, gampang perawatannya, dan berkapasitas yang wow…. gedhe banget. USB Flash Disk merupakan terobosan baru di dunia penyimpanan data. Akan tetapi, bagaimana kita dapat menjalankan sistem operasi Linux USB Live dari Flash Disk ini? Wah… tentunya mengasyikkan kalau kita dapat membuat distro Linux Live CD menjadi distro Live USB.

Ternyata ada solusinya dengan program aplikasi yang begitu ringan dan opensource untuk membuat Linux Live USB. Bagaimana langkah-langkahnya ……

Nah, pertama download aja program aplikasinya yaitu UNetbootin di

Linux merupakan sebuah sistem operasi yang sangat cepat perkembangannya. Bahkan kecepatan perkembangannya melebihi sistem operasi berbayar. Hanya dalam kurun waktu 15 tahun Linux telah berkembang begitu pesatnya dengan berbagai distro dan variannya. Keterbukaan source code dan bebasnya pengembangan oleh siapa saja menjadikan sistem operasi Linux berkembang dengan sangat cepat.

Terobosan teknologi terbaru juga selalu diikuti oleh dunia Linux. USB Flash Disk yang dikenal oleh sistem operasi Windows terlebih dahulu, sekarang dengan begitu cepatnya Linux turut langsung dapat mountingnya secara otomatis tanpa kesulitan. Bahkan di Linux pengenalan terhadap device baru sangat cepat dan berjalan lebih baik dari pada di Windows. Tanpa memerlukan instalasi driver tambahan Linux telah dapat mengenali USB Flash Disk. Begitu juga dengan device-device yang lain seperti HP (Hand Phone) yang dikoneksikan ke komputer, di Linux dengan cepat mengenalnya dengan baik. Tak luput juga koneksi ke internet dengan menggunakan HP sebagai modemnya di dunia Linux dapat terealisasi dengan baik dan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Kini pengembangan Linux Live CD berkembang dengan begitu pesatnya. Bahkan Live CD menjadi favorit saat ini. Berbagai distro membuat versi Live CD, Ubuntu Live CD, OpenSuse11 Live CD, PCLinuxOS live CD, dan berbagai distro membuat jenis LiveCD. Sungguh mengasyikkan juga tanpa menginstal ke komputer kita telah dapat menikmati sistem operasi yang gratis dan sangat powerfull ini. Hanya dengan booting dari CD telah dapat kita rasakan bahwa di dunia yang gratis itu juga dapat kita temukan sebuah teknologi yang sangat menawan dan berkembang begitu pesatnya.

Tapi sayang sekali, ternyata membawa CD dan merawat CD terasa merepotkan. Apalagi dengan ditemukannya media penyimpanan yang lebih mudah dibawa, gampang perawatannya, dan berkapasitas yang wow…. gedhe banget. USB Flash Disk merupakan terobosan baru di dunia penyimpanan data. Akan tetapi, bagaimana kita dapat menjalankan sistem operasi Linux USB Live dari Flash Disk ini? Wah… tentunya mengasyikkan kalau kita dapat membuat distro Linux Live CD menjadi distro Live USB.

Ternyata ada solusinya dengan program aplikasi yang begitu ringan dan opensource untuk membuat Linux Live USB. Bagaimana langkah-langkahnya ……

Nah, pertama download aja program aplikasinya yaitu UNetbootin di www.unetbootin.sourceforge.net ada beberapa versi untuk berbagai sistem operasi mulai dari Windows, Ubuntu dan OpenSuse. Tinggal pilih aja yang kiranya dibutuhkan. Tapi sebaiknya pake versi dari sesama Linux aja ya… masak membuat Linux dari Windows bajakan… kan memalukan…. weheheheheee….

Di situ juga dijelaskan bagaimana langkah-langkah membuatnya… tapi untuk gampangnya pokoknya sebelum membuat siapkan dulu distro Linux yang kita sukai dengan terlebih dahulu kita buat menjadi file berextensi *.iso sehingga kita langsung dapat membuatnya dengan mudah. Distro yang didukung aplikasi ini diantaranya : OpenSuse, Ubuntu, Debian, Fedora, Mandriva, Linux Minth, Free BSD, OpenBSD, dan lain sebagainya …. banyak deh…. coba aja ya sediri…. semoga dapat membantu…..

Perintah Dasar di LINUX

Pada sistem operasi Linux, pekerjaan yang berkaitan dengan komputer tidak harus dilakukan pada mode desktop. Bahkan hampir semua aplikasi desktop juga dapat tergantikan hanya dengan dilakukan pada Konsole. Hebat kan..? Banyak aplikasi maupun perintah yang dapat kita jalankan lewat Konsole.

Bahkan yang paling membanggakan menjalankan sistem operasi yang berbasis teks ini sangat banyak keuntungannya, diantaranya adalah :

· Hemat memory

· Lebih cepat

· Lebih aman

· Tak ketinggalan juga orang yang menjalankan sistem operasi berbasis teks terlihat lebih expert.

Karena saking banyaknya perintah maupun aplikasi berbasis Unix / Linux berikut ini sekelumit beberapa perintah yang sering digunakan di Linux / Unix. Baca lebih lanjut

OpenOffice.org Hebat Lho…

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

OpenOffice.org merupakan program aplikasi office yang sangat jempolan. Selain gratis aplikasi ini mengusung berbagai fitur yang sangat membanggakan. Tersedianya media player yang terintegrasi di dalamnya merupakan kekuatan tersendiri bagi OpenOffice.org. Ketika kita sendang mengerjakan pekerjaan kantor (mengetik, membuat presentasi ataupun mengerjakan worksheet kita tetap dapat menikmati alunan lagu ataupun film yang diputar langsung dari tool tersebut.

Keunikan lain dari OpenOffice.org adalah terintegrasinya antar perangkat office. Ketika kita membuka OpenOffice Writer dan berkeinginan untuk membuka file dengan ekstensi *.ods ataupun *.xls yang di Microsoft Office kita harus terlebih dahulu membuka Microsoft Excel di OpenOffice.org hal ini tidak terjadi. Dari jenis office apa yang sedang kita jalankan kita tetap dapat membuka file dengan format lain yang merupakan format office.

Kemampuan lain yang dapat kita banggakan dari OpenOffice.org adalah kemampuannya dalam mengintegrasikan berbagai jenis huruf, termasuk juga huruf dengan language CTL yang powerfull bagi kalangan umat Islam karena kebiasaan mengetik huruf Arab pun dapat dilakukan di sini. Selain itu dukungan terhadap penulisan huruf-huruf Asia Timur seperti Cina, Jepang, dan Korea merupakan kekuatan tersendiri bagi OpenOffice.org.

Loading yang lambat adalah hal yang menjadi momok bagi OpenOffice.org. Tetapi jangan khawatir, hal ini dapat atasi dengan mengalokasikan memori yang tepat pada OpenOffice.org. Setting memory yang tepat pada OpenOffice.org akan meningkatkan kemampuan dan optimalisasi penggunaan OpenOffice.org. Tips yang sudah menjadi rahasia umum dapat saya sampaikan sebagai berikut :

Buka pengaturan OpenOffice.org dengan cara click Tool –> Option kemudian pada bagian OpenOffice.org pilihlah bagian Memory kemudian sebagai berikut :

Bagian Undo Number of steps : 20

Bagian Graphics cache : Use for OpenOffice.org : 128 MB

Bagian Graphics cache : Memory per object : 20,0 MB

Bagian Graphics cache : Remove from memory after : 00:10 hh:mm

Bagian Cache of objects : Number of objects : 20

Sedangkan pada Enable systray Quickstarter beri tanda (x) atau setujui.

Dengan resep di atas insya Allah OpenOffice.org yang ada pada komputer anda akan berjalan dengan lancar dan cepat serta terkendali.

Akan tetapi hal yang masih membuat saya penasaran dan sampai sekarang belum ketemu apakah memang ada atau memang belum ada atau memang tidak perlu ada. Adalah pada OpenOffice.org tidak pernah saya temuka pada pengaturan Change Chase selengkap pada Microsoft Office. Pada OpenOffice.org hanya tertera UpperCase dan LowerCase tidak pernah tertera ProperCase. Padahal saat saya mengetik di OpenOffice.org yang merupakan pendatang baru yang selama ini sudah terbiasa menggunakan Microsoft Office sebagai software bantu pengetikkan sangat mengharapkan OpenOffice.org menambahkan satu fitur ini.

Kedua adalah tentang Line Style pada OpenOffice.org yang sampai hari ini di OpenOffice.org 2.4 tetap saja itu-itu aja. Gak ada perubahan. Memang pada bidang ini saya rasa OpenOffice.org perlu berbenah, karena pada software perkantoran semisal OpenOffice.org Writer yang berfokus pada pengetikkan tetapi alangkah baiknya lagi dukungan terhadap tool-tool drawing dapat ditingkatkan. Karena sering kita dalam mengetik suatu naskah tidak sekedar hanya mengetik, tetapi kita juga butuh tambahan garis gambar dan sebagainya sebagai pemanis apa yang telah kita ketik.

Akhirnya saya menyimpulkan bahwa OpenOffice.org adalah sebuah software yang perlu diacungi jempol. Karena selain powerfull, dia juga OpenSource dan gratis. Semoga kedepannya dapat lebih baik lagi dan pengguna dan pengembangnya dapat lebih banyak. Amin..

Blogku Pindah Ke Sini Ach…..

Sangat terkesan membosankan ketika kita menggunakan sebuah blog ternyata blog itu sering mengalami troble atau kendala. Blogspot yang dengan kemudahannya kita dapat menggunakan dan memodifikasinya tanpa harus terbentur dengan biaya dan ketentuan yang bersifat mengingat ternyata di Indonesia negara tercinta kita sering dihadapkan dengan permasalahan yang sudah sangat membudaya. Hal-hal tabu sering dimasukkan ke dalam blog-blog yang berdomisili di blogspot.com. Dengan kemudahannya mengupload gambar ternyata blogspot sering menjadi ajang penyelundupan barang-barang haram (e…. maksudnya hal-hal tak senonoh). Sementara itu keinginan kita untuk membuat blog dengan tujuan pendidikan sering terkena imbasnya. Paling menyedihkan adalah kita berkeinginan untuk melakukan posting dan ingin mengupdate blog kita di blogspot ternyata blogspot sedang ditutup untuk sementara.

Nah… untuk hal itu, blogku yang gemar dengan pendidikan dan opensource kini sedikit bergeser dengan mempostingnya juga dari alamat www.farazinux.blogspot.com menjadi di www.farazinux.wordpress.com ya… nggak apa-apa sich sekedar informasi bagi saudara-saudaraku yang masih setia untuk mengunjungi blogku dapat mencari alternatif untuk menemuiku di blog ini bila blogspot sedang trouble. OK.

Semoga ke depannya bagi dua blog di atas dapat berkibar dan menjadi blog yang mendukung pendidikan di Indonesia terutama komunitas OpenSource dan OpenSuse di Indonesia. Ya… Nggak..???