Distro Baru Gue (Farazinux 1.0.0) Racikan Dari OpenSuse Studio

mini-farazinuxHemm…. setelah mencoba mengotak-atik persediaan software yang ada di OpenSuse Studio (Boleh dong kalau jadi laboratorium linux pribadi gue…). Distro yang aku otak atik kini akan aku kasih nama Farazinux. Untuk versi pertama ini aku beri nama Farazinux 1.0.0. Semoga aja hasil turunan dari OpenSuse 11 ini nantinya dapat jadi pendamping setiaku. Distro ini walaupun kecil tapi aku usahakan supaya distro ini menjadi distro developer, karena telah aku lengkapi dengan MySQL, Java, dan beberapa tool developer lainnya. 😀
Baca lebih lanjut

Akhirnya Undangan OpenSuse Studio Datang….! (Jadi Pengen Mempersunting Susi)

Heemmm…. Setelah menunggu 2 minggu akhirnya lamaran gue ke Susi (OpenSuse Studio) diterima juga…. ! 🙂 Jadi pengen mempersuntingnya lagi nich… Semoga Susi dapat mendampingiku dengan baik dan setia. Kalau masih ada yang pengen untuk mendaftarkan diri untuk OpenSuse Studio dapat langsung ke tempatnya di http://susestudio.com/ terus registrasi dan menunggu undangan dari OpenSuse Studio. Jadi sabar dulu kalau belum dapat undangan… 😀 Paling menunggu 2 minggu sampai 1 bulan. Sebuah penantian untuk berkencan dengan Susi yang cantik.
Baca lebih lanjut

Install NetBeans IDE 6.5 di OpenSuse 11.1

opensusenetbeansNetBeans IDE merupakan IDE favourite saya saat ini. Keren abizz pokoknya. Udah gratis (Free), bisa di download gratis dan powerfull. Bisa dijalankan di Windows, Solaris, MacOS maupun Linux. Pokoknya mantab dech…. gue saranin pada yang baca tulisan ini untuk segera mendownload NetBeans IDE segera …. mumpung masih gratizzz…. 😀 Kalo netbeans versi full dapat di download di www.netbeans.org. Akan tetapi aku lebih tertarik dengan NetBeans versi ML soalnya cukup satu paket udah bisa pakai dengan mudah tuch. Walau banyak pluginnya yang belum tersedia di versi ML ini. Tapi setidaknya dengan akses internet pas-pasan ini udah dapat menikmatinya dengan cepat. 😀 Nah, yang ane maksud pada tutorial kali ini adalah Instalasi NetBeans IDE 6.5 versi ML di OpenSuse 11.1 yang dapat di download di sini.

Nah, kalau udah download silahkan bukan Konsole (atau terminal lainnya yang lagi jadi favourite lhu, soalnya aku suka pake Konsole :D) kemudian ketikkan perintah (Jangan lupa posisikan pada directory di mana menyimpan file Netbeans ML ini) :

sh jdk-6u11-nb-6_5-linux-ml.sh 

Maka akan terjadi proses seperti gambar berikut :
Baca lebih lanjut

Menulis Arab di Linux OpenSuse 11

Ayoo menulis Arab bersama Linux ….

/*
 * Dapat menulis dengan huruf asing (Arab) misalnya memang hal yang asik
 * Linux sangat fantastis, OpenSuse enjoy banget broo dah banyak suport
 * Tulisan di bawah ini akan memaparkan bagaimana kita bisa nulis Arab
 * Semoga nantinya bisa bermanfaat. Amiin
 */

Sebelum ane jelasin bagaimana kita bisa nulis Arab di Linux. Terlebih dahulu ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Tutorial kali ini berdasarkan Linux OpenSuse 11 dengan desktop KDE 4.0 kalao ada yang pake OpenSuse versi lain atau desktop versi lain ya… tinggal menyesuaikan. 😀 Akan tetapi di desktop KDE kurang lebih seperti ini. Kalau di Gnome agak berbeda sich. Kapan2 ane posting kalo ada yang berkepentingan. 😀

Pertama tama bukalah Personal Setting di OpenSuse seperti pada gambar di bawah ini :

Baca lebih lanjut

Linux Online bersama HP Smart D1200

Alhamdulillah …. Akhirnya Linux gua online lagi …. 😀 Tidak sia-sia di pagi hari ini gue rela di depan komputer semata-mata untuk mencari solusi gimana agar Linux gua bisa online lagi pake HP Smart D1200 yang punya gratisan itu lhooo… Aku bisa online tanpa harus khawatir dikejar-kejar sama Windows…

Oce dech… sekarang ane mo bagi-bagi tips gimana aku bisa online llagi pake Linux. Distro yang aku OpenSuse 11 yang aku beli dari bang Vai thanks bang Vai … 😀 Nah… Langkah-langkah yang bisa kita lakukan adalah hanya memanfaatkan beberapa tool aja dari Linux. Tak kusangka begitu hebatnya Linux mengenal perangkat keras baru. Gak butuh driver tambahan lhooo… pokoknya ane rekomendasikan dech.. pake Linux segera agar bisa menikmati vitur-vitur baru tanpa pusing. 😦

Langsung aja to the point …. begini …

Baca lebih lanjut

PETUALANGANKU DENGAN LINUX MAKIN MANTAP

Tak terasa setahun lebih sudah aku mencoba mengenal Linux. Banyak juga upaya yang telah aku lakukan untuk sedikit memahami Linux. Mulai dari cari buku yang berkenaan dengan Linux sampai dengan menelusuri belantara di jagad internet untuk mencari tahu tentang hal-hal tentang Linux. Terasa haus juga akan pengetahuan tentang Linux ini, yang katanya semula hanya merupakan proyek hobi dari seorang mahasiswa asal Finlandia yang tertarik dengan sistem operasi.

Berbagai Distro telah aku coba diantaranya bermula dari Mandriva, Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Slax, KateOS, Zenwalk, Zencaffe, Mandrake, Vector Linux, PC LinuxOS, dan masih seabrek lagi distro-distro baik lokal maupun internasional sampai aku temukan OpenSuse. Jatuh hatiku ke distro OpenSuse semula dari perdebatanku dengan temanku mengenai distro Linux paling stabil dan paling mudah digunakan. Semula aku bersikukuh bahwa Mandriva adalah distro paling stabil dan paling mudah. Karena menurut hematku distro ini dekat sekali dengan Windows. Akan tetapi ternyata di tengah perjalanan banyak juga kendala yang aku alami dengan distro Mandriva ini. Mulai dari KDE nya yang sering error sampai dengan pengenalan jaringan dan printer yang sangat lambat.

Akhirnya aku terima saran dari temanku untuk menggunakan OpenSuse. Semula aku gunakan OpenSuse 10.2 di sini aku merasa lebih nyaman dari pada menggunakan Mandriva. Hanya saja pada awal jumpa dengan OpenSuse 10.2 itu aku merasa kehilangan pemutar MP3 yang di Mandriva dapat berjalan dengan mulus. Akhirnya aku temukan reporsitory OpenSuse 10.2 dari majalah InfoLinux. Wah…. marem rasanya udah bisa mutar MP3 dari OpenSuse10.2.

Ternyata perjalanan panjang tidak sampai di situ saja. Beberapa bulan kemudian InfoLinux menghadiahi dengan OpenSuse10.3. Wah… langsung aja aku samber dan aku install ke OpenSuse10.3. Emmm …… nyaman tenan, distro ini banyak fasilitasnya. Bahkan mulailah aku berambah menggunakan Nokia 2116 untuk koneksi ke internet. Bukan main Nokia 2116 yang dah aku coba di sistem operasi Windows untuk koneksi jaringan internet gagal minta ampun sulitnya. Ternyata dengan sistem operasi Linux tepatnya di OpenSuse10.3 mulus tanpa hambatan sama sekali. Dan caranya juga cukup mudah tinggal setting aja di file /etc/wvdial.conf dengan settingan kartu handphone yang kita gunakan terus koneksikan dengan perintah wvdial cdma di Konsole dengan mode root. Udah dech nyambung ke internet.

Baca lebih lanjut

OPENSUSE 11 DISTRO TERBAIK 2008

OpenSuse 11 yang telah hadir langsung membawa perubahan pada para pengguna Linux di UMK University Kudus. Mulai dari versi CD telah dicoba untuk ditelusuri lebih dalam. Dengan berbagai cara telah dilakukan untuk mendapatkan versi DVD-nya agar dapat secara gratis. Akhirnya mereka mencoba mendownloadnya sendiri di Warnet Kampus.

Kehebatan OpenSuse yang selalu terletak pada Yast sudah tidak diragukan lagi. Bak control panel pada system operasi Windows Yast sangat powerful untuk mengatasi berbagai hal tentang pengantarun computer di Linux OpenSuse.

Semoga OpenSuse 11 tambah maju lagi… yuk…. Kita pakai… berikut ini merupakan urutan distro teratas minggu ini :

1. OpenSUSE 11.0

2. PCLinuxOS 2008 MiniMe

3. Mandriva One 2008.1 Spring

4. Ubuntu 8.04 Hardy Heron

KEHADIRAN OPENSUSE 11 SANGAT DITUNGGU

OpenSuse11OpenSuse merupakan salah satu distro terfavorit di kota Kudus. Selain keindahan dekstop yang menawan, kemudahan dalam menggunakan opensuse sangat memicu para pengguna Linux di kota Kudus. Selain itu OpenSuse juga dapat diinstal pada flashdisk. Cara menginstallnya pun cukup mudah, dan dapat pula dibuat dengan under windows.

Kehadiran versi barunya (OpenSuse 11) sangat dinantikan karena dari tampilan yang ditawarkan dengan menggunakan KDE 4 versi stabil. Sayangnya sampai saat ini belum ada versi CD ataupun DVD yang dapat gratis langsung bisa direquest. Hal ini cukup disayangkan, karena OpenSuse yang merupakan distro besar dan sangat handal masih berada di bawah recor dari Ubuntu.

Namun berbagai daya dan upaya komunitas OpenSuse di kota Kudus khususnya di kampus UMK (Universitas Muria Kudus) sangat berambisi untuk mendapatkan OpenSuse 11 kali ini. Ya… semoga aja komponen kampus juga mendukung gerakan OpenSuse dan OpenSource di kampus yang memiliki Program Studi Sistem Informasi yang beru seumur jagung.

INSTALL FONT WINDOWS PADA OPENSUSE

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Windows memang telah terkenal dengan keragaman dan kekayaannya di banyak bidang. Keragaman jenis huruf yang terdapat pada windows juga sangat menarik pengguna komputer untuk tetap setia menggunakan windows walaupun bajakan di sana-sini. Ragam font atau huruf di Windows membuat pengguna komputer terutama yang berkecimpung dalam dunia design memilih untuk tetap setia di Windows.

Kesadaran komunitas OpenSuse di Kudus dan sekitarnya yang baru seumur jagung berusaha mengembangkan diri lewat software legal berusaha mencari alternatif untuk melakukan aktivitasnya di bidang design lewat Linux OpenSuse. Lewat The Gimp mereka berusaha menuangkan ide yang biasanya di Windows mereka menggunakan PhotoShop. Di Microsoft Office yang biasanya kaya dengan font juga dapat kita alihkan font itu ke OpenOffice.org.

Nah… karena font di Windows ingin juga dipakai di Linux (OpenSuse) maka ada alternatif yang dapat kita lakukan, baik cara manual maupun dengan cara menggunakan KDE Control Centre, yaitu : Baca lebih lanjut

Instalasi OpenSuse 10.3

Kita sering dengan instal Linux sangat sulit, tapi hal itu tidaklah terjadi pada OpenSuse. Distro ini dalam hal penginstalan sangat mudah dan sangat tidak merepotkan. Bahkan boleh dibilang lebih mudah dari pada instalasi Widows XP maupun Vista. Tampilannya yang sejak awal instalasi sudah mendukung grafis sangat mempermudah kita dalam menginstal distro besar ini. Untuk lebih jelasnya, bila anda menginginkan tahap demi tahap instalasi OpenSuse 10.3 dapat click aja

Instalasi OpenSuse 10.3